PENGEMBANGAN USAHA TAMBAK POLIKULTUR UDANG WINDU DAN IKAN BANDENG DI DESA REJOTENGAH KECAMATAN DEKET KABUPATEN LAMONGAN

Dona Wahyuning Laily, Ika Purnamasari, Bhiaztika Ristyanadi, Ida Syamsu Roidah

Sari


Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui tingkat pendapatan dan usaha pada tambak polikultur antara udang windu dan ikan bandeng, (2) Untuk mendesain teknik pengembangan usaha tambak polikultur antara udang windu dan ikan bandeng di Desa Rejotengah Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rejotengah Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan pada bulan Januari-Maret 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah petani tambak polikultur yang ada di Desa Rejotengah. Sumber data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan berupa analisis keuntungan yaitu untuk mengetahui tingkat keuntungan yang didapatkan berdasarkan luas lahan yang dimiliki dan analisis SWOT untuk mendesain prospek pengembangan pada usaha tambak polikultur.

Kata Kunci


Udang Windu, Ikan Bandeng, Budidaya polikultur,analisa usaha

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Astuti. I. R., Tri. H., P. Hambali. S., dan Anang. H. K., 2012. Teknik Pengendalian Penyakit Khv Pada Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Melalui Manipulasi Lingkungan Dalam Skala Laboratorium. J. Ris. Akuakultur Vol. 7 (3) 477-484 hlm.

Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau. 2004. Kumpulan Materi. Pelatihan Petugas Teknis Inbudkan Tgl 24-30 Mei 2004, Jepara. Direktorat Jendral Perikanan Budidaya. BPAP, Jepara

Buwono, D. I. 2000. Kebutuhan Asam Amino Esensial Dalam Ransum Ikan. Kanisius. Yogyakarta.

Effendi, H. 1993. Mengenal Beberapa Jenis Bandeng. Kanisius. Yogyakarta.

Fajar, Laksana, 2008. Manajemen Pemasaran. Graha Ilmu. Yogyakarta. Gittinger, J.P. 1986. Analisa Ekonomi Proyek-proyek Pertanian. Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press). Jakarta.

Haikal F. L. Dan Muyana. 2008. Bandeng. Penebar Swadaya. Jakarta. 184 hal.

Haliman, R. Dan D. Adijaya. 2005. Udang Vanname. Penebar Swadaya. Jakarta.

Heryanto, H. 2006. Produksi Tokolan Udang Windu (Penaeus monodon Fab.) dalam Happa dengan Padat Penebaran 1000, 1500, 2000, 2500 ekor/m2. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB. Bogor.18–26 hal.

Houston, Joel F and Brigham, Eugene. 2006. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan, alih bahasa Ali Akbar Yulianto, Buku satu, Edisi sepuluh, PT. Salemba Empat: Jakarta. 133 hal.

Ibrahim, M. Y. 2003. Studi Kelayakan Bisnis. Rineka Cipta. Jakarta. Indriani H dan Suminarsih E. 2003. Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran Rumput Laut. Penebar Swadaya. Jakarta.

KKP. 2012. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor Kep.47/Men/2012 tentang Pelepasan Nila merah nilasa. Kementrian Kelautan dan Perikanan. Jakarta. 9 hal.

Muliani, A. Suwanto dan Y. Hala. 2003. Isolasi dan karakterisasi bakteri asal Laut Sulawesi untuk biokontrol penyakit vibriosis pada larva udang windu (Penaeus monodon Fab.). Hayati ISSN 0854-8587. 10 (1 ):611.

Murachman, Hanani, N,. Dan Muhammad, S. 2010. Model Polikultur Udang Windu (Penaeus monodon Fab), Ikan Bandeng (Chanos-chanos Forskal) dan Rumput Laut (Gracillaria Sp.) Secara Tradisional. Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari. Vol. 1 (1): 1-10.

Nuhman. 2009. Pengaruh Prosentase Pemberian Pakan Terhadap Kelangsungan Hidup dan Laju Pertumbuhan Udang Vanname(Litopenaeus vannamei). Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. Vol. 1(2).

Nurmalina R, Sarianti T, Karyadi A. 2009. Studi Kelayakan Bisnis. Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor. Bogor. 80 hal.

Poernomo. 1988. Pembuatan Tambak Udang di Indonesia. Penebar Swadaya. Jakarta. Prihatman, K. 2000. Budidaya Udang Windu (Palaemonidae / Penaeidae). Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS. Jakarta.

Ross, Westerfield and Jordan. 2008. Fundamentals of Corporate Finance. 8th edition. New York: Mcgraw-hill, Inc. 133 hal.

Soekartawi. 2002. Teori Ekonomi Produksi. Rajawali Pers. Jakarta. 147 hal. Sutedi ,

Dedi. (2009). Penelitian pendidikan Bahasa Jepang. Humaniora utama press. Bandung.

Suyanto, S.R. dan A. Mujiman. 2005. Budidaya Udang Windu. Penebar Swadaya. Jakarta. 231 hal.

Suyanto, Rachmatun dan E. P. Takarina. 2009. Panduan Budidaya Udang Windu. Penebar Swadaya. Jakarta. 116 hal.

Syafiuddin. 2000. Kinerja Budidaya Udang Windu (Penaeus monodon Fab) yang dipelihara Bertingkat dalam Sistem Resirkulasi. Tesis. Program Pascasarjana IPB. Bogor. 19-35 hal.

Taukhid, Sumiati, T., Koesharyani, I. 2005. Pengaruh suhu air dan total bahan organik terlarut terhadap patogenisitas Bandeng Herpes Virus pada ikan mas (Cyprinus carpio). Strategi Pengelolaan dan Pengendalian Penyakit KHV, Suatu Upaya Pemecahan dalam Pembudidayaan Ikan Air Tawar. Pusat Riset Perikanan Budidaya, Jakarta, 105 hlm.

Umar, H. 2007. Studi Kelayakan Bisnis. Edisi 3. PT Gramedia Pustaka Utama,Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.30736/grouper.v10i2.54

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 

Terindeksasi Pada:

 

 



Jalan Veteran No 53 A, Lamongan

Email : grouper@unisla.ac.id

creative commons

This work is licensed under a

Creative Commons Attribution Non-Commercial 4.0 International License

GROUPER: Jurnal Ilmiah Perikanan UNISLA 
Contact Us 
Instagramfacebook